0

PUISI


Sebuah boneka dalam kotak
Dengan suara menggetarkan hati
Terdengar antara tebing-tebing terjal
Dengan air terjun di tengahnya
Pohon pinus melambai
Membawa damai dalam cinta
Antara bumi dan langit
       Kau datang lagi
Membawa padang pasir di genggamanmu
Memusnahkan pinus yang beraroma jahe
Alunan gitar
Menenangkan senja di sore itu
Senja di mana malam takkan pernah datang
Dimana punuk takkan merindukan bulan lagi..
       Dimana kau?
Di padang ilalang hijau
Dengan langit biru sebagai atapnya’
Membawa setangkai crysan putih
Dengan embun yang memahkotai kelopaknya...
Aku rindu kau...
Apakah kau rindu aku?


Ini Dunia Kita
Ada sebuah tempat di hatimu
Dan kamu tahu itu cinta
Tempat di mana takkan ada yang akan melarangmu bermimpi
Dan jika kamu ingin mencoba
Jangan takut menangis
Air mata hanyalah sebuah benda kecil
Yang takkan mungkin menghancurkannmu
Ada jalan
Untuk meraihnya
Meraih tempat itu..
Meraih dunia kecil
Dengan padang hijau
Dan langit biru
Ini dunia kita
Dunia kecil kita
Dunia berkhayal dan bermimpi
Bersama..........






Nyanyian lembah mimpi
Sekarang aku tidak tahu
Dimana aku berada
Hanya ada suara
Ah! Bisikann daun
Bagaimana bisa
Sebuah mata kaki melotot
Menatap tajam arah langit
Ini dimana?
Sebatang pinus
Bernyanyi riang
Ha! Ini keterlaluan
Mengapa langit berwarnah  jingga
Rumput bergoyang
Bunyi apa itu?
Seperti jam weker
Cahaya putih menembus jendela
Menyentuh kelopak mataku
Ini mimpi?




Drama Negeri Hindia
Mulai
Prolog dibacakan
Seorang anak kecil
Dengan baju sobek sana sini
Memegangi perut
Sembari membaca koran 2 tahun lalu
Seorang pengemis tua
Ditendang, diusir
Oleh seorang dengan muka beringas
Keranjingan jabatan
Seorang veteran tua berteriak
Mengayuh sepeda sampai ke ujung panggung
Kita belum merdeka
Genderan perang masih bertabuh
Drama Negeri Hndia
Memukau mata dunia,,,,,,,






Untaian Kasih Sang Pencinta
Ada tirai diantara kita
Memisah jurang dan lembah
Mengapa kita terpisah?
Bersama-sama
Kita telah memanjat bukit dan pohon
Belajar cinta dan ABC
Ketika semua burung
Bernyanyi di atas langit
Kau telah membantuku
Menemukan matahari
Dan ketika aku turun
Kau selalu
Mendapati kakiku di tanah
Saya ucapkan doa kecil
Berharap mimpiku kan menjadi kenyataan
Dimana kita berada di sana saat itu.







Doa Kecil Untukmu
Tuhan, maafkan aku
Karena terlalu banyak mengeluh
Dan, Teman maafkan
Jika kumeninggalkanmu
Aku tidaklah berdaya
Menahan mibanya rasa
Kau pergi meninggalkan
Diriku...
Terjadi mungkin ada
Rahmat yang tersembunyi
Tuhan, naungilah dia
Dengan payung kasihmu
Cintailah dia...
Tuhan, satu pintaku
Kembalikan aku padanya

Jika Masih Ada Waktu
Jika masih ada waktu
Kumau tersenyum
Tak ingin menahan
Jika Masih ada waktu
Kumau melambai
Untuk mengucapkan dada
Jika masih ada waktu
Kumau ayah bunda
Ntuk memeluk dinginku
Jika masih ada waktu
Kumau menulis
Surat..
Ntuk menunjukkan cintaku pada-Mu



Jika Esok Masih Ada Malam
Jika esok masih ada malam
Kulukiskan kasihku bersama bintang
Dan kita bisa bermimpi esok
Selamatkan hatimu
Ntuk mencintai
Jika esok masih ada malam
Tidurlah...
Tutup matamu
Bermimpilah
Karena mungkin lusa, malam kan pergi

Si Luman Berdoa
Si Luman berdoa
Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa
Berharap dosa kan dihapus
Tak sanggup menahan
Dosa bertumpuk
Bagai malaikat bercermin iblis
Dosa dalam tak nampak
Anggun luar
Si Luman bagai sebutir pasir
Di Gurun Sahara
Diinjak Khalifah dan pedagang
Mesir..
Si Luman Bertaubat

Kang Guru Menuntut
Kang Guru di negeriku
Tidak melompat
Seperti di negerimu, Australias
Disini, mereka menuntut
Apa?
Pengakuan?
Kau bercanda
Jika di negerimu mereka jadi simbol
Disini Kang Guru
Jadi pahlawan
Kata orang – orang pahlawan tanpa tanda jasa

Kisah Kasih Kahis
Kisah Kasih Kahis
Kahis berkisah
Mengenai Kasih penuh tangis
Kasih Kahis penuh Kisah
Kahis hidup dengan Tangis
Dan berkisah dengan Kasih
Kasih Kahis kini tinggal Kisah
Kisah Kasih penuh tangis




Copyright © 2009 Flying Without Wings All rights reserved. Theme by Laptop Geek. | Bloggerized by FalconHive.